Update Algoritma Google 2

Perubahan Algoritma Google Panda (2)

Matt Cutts - Google : "Kami baru saja mengumumkan sepuluh perubahan lain atas algoritma yg telah kami buat sebagai berikut".

 

  • Related query results refinements: Sometimes we fetch results for queries that are similar to the actual search you type. This change makes it less likely that these results will rank highly if the original query had a rare word that was dropped in the alternate query. For example, if you are searching for [rare red widgets], you might not be as interested in a page that only mentions “red widgets.”

Algoritma ini menyatakan bahwa hasil query/search, akan diusahakan sedekat mungkin dengan key/phraseword yang diketikkan dalam search-box. Hasil yang hanya mirip dengan kata kunci akan ditempatkan pada (SERP) berperingkat rendah.

Misalnya, jika Anda mencari “rare red widgets”, Anda dianggap (oleh Google) tidak tertarik pada sebuah halaman yang hanya menyebutkan "red widget".

Implementasinya dalam SEO adalah :

Lebih cerdik dalam menyusun kalimat untuk sebuah artikel, dalam memilih kata/kalimat, berpikirlah sebagai seorang pencari informasi diinternet. Perkirakan apa key/phraseword yang akan diketikkan untuk menemukan artikel kita. Kemudian olah agar kata/kalimat yang kita perkirakan tersebut menjadi kata/kalimat penyusun artikel kita. Inilah "seni-nya" dalam bermain SEO.


  • More comprehensive indexing: This change makes more long-tail documents available in our index, so they are more likely to rank for relevant queries.

Perubahan ini menyatakan bahwa Panda akan melakukan Pengindeksan lebih komprehensif: Perubahan ini membuat artikel yang  panjang akan lebih mudah ter-indeks, dan akan lebih mungkin mendapat peringkat untuk query yang relevan. Sebab, artikel panjang memiliki perbendaharaan kata yang lebih kaya, sehingga akan lebih mampu memenuhi query (key/phraseword) yang diketikkan.

Ini adalah suatu keuntungan bagi halaman situs/blog dalam mendapatkan posisi bagus di SERP, dan sekaligus menggugurkan anggapan bahwa artikel posting harus pendek. Artikel panjang tidak akan membosankan pembaca, yang menimbulkan kebosanan adalah artikel yang sulit/tidak bisa dipahami (tata bahasanya), dan isinya tidak memberikan kontribusi apapun bagi pembacanya.

Implementasinya dalam SEO adalah :

Buatlah artikel sejelas mungkin, sebab tidak ada batasan jumlah karakter untuk suatu posting. Terlebih untuk artikel bersifat tutorial, jurnal ilmiah, review dan sejenisnya. Google (Panda) mengutamakan agar penggunanya mendapatkan keuntungan dari informasi yang jelas dan lengkap (good experience).

 

  • New “parked domain” classifier: This is a new algorithm for automatically detecting parked domains. Parked domains are placeholder sites that are seldom useful and often filled with ads. They typically don’t have valuable content for our users, so in most cases we prefer not to show them.

Cara baru pengklasifikasian "parked domain": Ini adalah algoritma baru yang secara otomatis mendeteksi parked-domain. Parked-domain adalah placeholder situs yang jarang bermanfaat dan hanya dipenuhi dengan iklan. Mereka biasanya tidak memiliki konten yang bernilai untuk pengguna Google, sehingga dalam banyak kasus Google memilih untuk tidak menampilkan mereka dihalaman SERP.

Implementasinya dalam SEO adalah :

Bijaksanalah dalam menggunakan home-page sebagai ads-board, jangan biarkan front-page blog anda menjadi “baliho-iklan”. Meski awalnya tampak menguntungkan dari sisi monetasi, tapi akan sangat merugikan di aspek SEO. Akhirnya akan merugikan pula dari sisi earning money, karena posisi SERP yang rendah.

 

  • More autocomplete predictions: With autocomplete, we try to strike a balance between coming up with flexible predictions and remaining true to your intentions. This change makes our prediction algorithm a little more flexible for certain queries, without losing your original intention.

Dalam algoritma ini dinyatakan bahwa Google akan menyempurnakan Auto complete dengan menyediakan tawaran key/phraseword lebih banyak, tanpa meninggalkan maksud/query yang asli.

Ini adalah kemudahan yang disediakan bagi pengguna Google dalam searching. Semakin banyak kata/frasa dalam Google Auto complete, berarti semakin besar peluang suatu artikel bisa ditemukan (mendapat posisi SERP yang bagus).

Implementasinya dalam SEO adalah :

Susunlah artikel dengan alinea yang kaya dalam perbendaharaan bahasa dan kosa kata. Jangan takut artikel menjadi panjang, kecuali kita memang malas menulis artikel posting. Artikel yang panjang bisa memberikan keuntungan yang signifikan dalam proses Google searching.


  • Fresher and more complete blog search results: We made a change to our blog search index to get coverage that is both fresher and more comprehensive.

Hasil pencarian blog yang lebih segar dan lengkap: Kami membuat perubahan untuk indeks pencarian blog, untuk menjaring blog dengan konten yang lebih segar dan lebih komprehensif.

Implementasinya dalam SEO adalah :

Berusaha untuk senantiasa membuat konten yang segar, orisinil dan komprehensif (lengkap). Hindari “copas” mentah maupun translasi setengah jadi dari mesin-penterjemah. Hal ini menuntut pemahaman yang baik dan penguasaan atas suatu materi/isi artikel. Jangan pernah mem-posting sesuatu yang tidak/belum kita pahami. Terlebih untuk konten yang bersifat tutorial maupun jurnal. Kurangnya penguasaan atas materi akan nampak jelas dalam suatu posting-an.

 

  • Original content: We added new signals to help us make better predictions about which of two similar web pages is the original one.

Google telah menambahkan sinyal (parameter?) baru untuk membantu dalam membuat prediksi yang lebih baik tentang dua halaman web yang serupa/mirip.

Parameter ini untuk menentukan mana yang lebih asli, lebih komprehensif, lebih menguasai materi  untuk kemudian diberikan rangking dalam SERP, dan mana yang tidak.

Implementasinya dalam SEO adalah :

Orisinalitas suatu konten (artikel) adalah prioritas paling utama. Silahkan “copas”, tetapi kembangkan dengan konsep asli hasil pemikiran anda, olah sedemikian rupa, sehingga materi copas menjadi lebih komprehensif, lengkap dan bisa memberikan "good experience" bagi pengguna Google.

 

  • Image result freshness: We made a change to how we determine image freshness for news queries. This will help us find the freshest images more often.

Google membuat perubahan untuk bagaimana menentukan suatu gambar yang segar/uptodate untuk query informasi berita/news.

Implementasinya dalam SEO adalah :

Dalam artikel berita/news, berusahalah untuk melengkapinya dengan gambar yang orisinil, dan belum dimuat oleh situs lain. Dengan kata lain, gambar yang tidak/belum memiliki referensi situs.

 

  • Layout on tablets: We made some minor color and layout changes to improve usability on tablet devices.

Tata letak pada tablet: Kami membuat beberapa perubahan kecil warna dan tata letak untuk meningkatkan nilai hasil pencarian pada perangkat tablet.

Implementasinya pada SEO adalah :

Tidak ada.

 

  • Top result selection code rewrite: This code handles extra processing on the top set of results. For example, it ensures that we don’t show too many results from one site (“host crowding”). We rewrote the code to make it easier to understand, simpler to maintain and more flexible for future extensions.

Telah dilakukan penulisan ulang atas code (recoding) pemilihan Top-result. Code ini menangani proses tambahan pada hasil Top result. Memastikan bahwa Google tidak akan menampilkan hasil terlalu banyak dari satu situs seperti beberapa bulan yang lalu. Perubahan tersebut nampak dari munculnya “site link” untuk suatu situs sebagai hasil dari query yang  menggunaan keyword utama (site keyword).

Tak ada lagi situasi dimana halaman-halaman dari satu situs memblokir/memenuhi halaman depan SERP. Tentu saja akan berbeda jika kita menggunakan operator [site:] dalam query pencarian kita. Dari sisi Google hal ini sangat praktis dan efisien. Sebaliknya bagi situs ini meningkatkan level kompetisi. Sisi positifnya, pemilik situs/blog akan dapat mengetahui kemana saja situsnya terkait dengan situs lain.

Implementasinya dalam SEO adalah :

Lakukan SEO yang berkesinambungan, tak perlu mengambil langkah drastis (blackhat). Secara teratur melakukan langkah SEO yang “organik” akan jauh lebih baik dan berdampak positif bagi halaman situs/blog.

 

Sepertinya ini adalah perubahan algoritma Panda terakhir yang dibuat Google dalam tahun 2011 ini.

Jika belum membacanya, silahkan membaca juga update algoritma yang lain pada artikel Update Algoritma (1).   Semoga berhasil menjinakkan si-Panda.

 

Artikel lain tentang SEO Google Panda :

1. Standar Artikel Google Panda

2. Google Panda, SEO untuk Konten

27/12/2011



HTML Comment Box is loading comments...