Menggunakan AML versi 4

Membersihkan File Sampah Komputer Menggunakan AML-4

 

 

Cukup banyak software perawatan pc yang dikenal, seperti TuneUp Utility, CCleaner, Advance System Care, AVG PcTune dll. Diantara nama-nama besar utility ini saya pribadi sangat menyukai menggunakan AML RegistryCleaner, sebuah free-software yang bisa jadi kurang dikenal.

 

Software sederhana ini cukup memenuhi kebutuhan harian saya dalam perawatan pc (opini subyektif). Kalau mau disebut sebagai kekurangan, maka satu-satunya kekurangan adalah tidak adanya fasilitas defragmentasi harddrive. Ini tidak terlalu menjadi masalah, karena defragmentasi adalah persoalan tersendiri (yang pelaksanaannya butuh waktu cukup panjang) yang bisa dikerjakan secara terpisah dengan software yang dikhususkan untuk hal ini.

 

Karena fasilitas Tutorial (Help) software AML ini hanya tersedia secara online, maka saya mencoba membuat tutorial software AML, yang berdasar pada apa yang saya lakukan dengan utility ini. Halaman ini cukup panjang, sebab banyak gambar (sreenshoot) agar memberi gambaran yang lebih jelas. Gambar tersajikan agak kecil, tetapi dengan meng-klik nya akan didapat ukuran yang lebih besar.


Setelah software AML Registry Cleaner-v4 terinstal – review & download AML - , jalankan program dan muncul seperti gambar 1.

Note: dalam tutorial ini saya menggunakan AML-4.15. Untuk versi terbaru silahkan download pada link diatas.

Tahap pertama : Registry Cleaner - membersihkan sampah system dan registry.


Pada gambar-1 merupakan tampilan-awal AML (v4.15). Klik [Next], akan muncul gambar-2, untuk memilih section yang akan dibersihkan.

Pilih saja semua section dengan klik kotak [Select all]. Selanjutnya klik [Scan], muncul gambar-3, tunggu sampai selesai. Waktu yang diperlukan tergantung dari "luasnya" system dan banyaknya sampah-data yang ada.

 

Setelah scanning selesai, yang ditandai dengan aktifnya tombol [Fix all], [Fix selected] serta 2 tombol disebelahnya, lanjutkan dengan klik [Fix all], muncul gambar-4, klik [Yes]. Entries invalid dihapus, silahkan tunggu sampai selesai, ini ditandai dengan kosongnya item box (kotak putih), gambar-5.

Tahap pertama : Registry Cleaner - membersihkan sampah system dan registry - selesai. Jika mau, tahap pertama ini bisa diulang, nanti Anda akan tahu alasannya.

Tahap kedua : Disk Cleaner - membersihkan sampah data personal.

 

Lihat gambar-5, klik [Disk Cleaner] muncul gambar-6. Diatas tombol [Start] ada 4 tombol-radio : Cookies, Temporary Internet Files (TIF), Recent Files, dan  Temporary Files. Keempatnya adalah jenis file-file sampah yang akan dibersihkan.

Ini adalah sebuah keuntungan, karena kita bisa memiliki kontrol penuh terhadap proses pembersihan setiap sampah yang ditemukan. Mana yang akan kita hapus dan mana yang tidak.

 

Cara melakukannya : klik satu tombol radio misalnya [Cookies], lalu klik tombol [Start], tunggu scanning selesai. Lihat gambar-7, klik [Select All], dan klik [Delete Selected], ini kalau kita akan menghapus semua item yang ditemukan. Kalau ingin memilih, lakukan dengan klik item-sampah yang akan dihapus (bisa sambil tekan [Ctrl]), setelah itu klik [Delete Selected]. Lakukan hal ini untuk ke-tiga jenis sampah yang lain.

 

Khusus untuk Cokies, sampah ini sebenarnya ada gunanya, terutama saat kita browsing. Cookies bisa mempercepat proses identifikasi ketika kita meng-akses situs yang pernah kita kunjungi sebelumnya. Jadi pertimbangkan saat ingin menghapus cookies. Tetapi jika jumlahnya sudah terlalu banyak (bagi saya 25 sudah cukup banyak) akan menjadi kendala bagi performance pc secara keseluruhan, pc jadi lambat.

 

Lihat gambar-8, dalam contoh ini, beberapa menit sebelumnya, saya melakukan uninstal program Advance System Care dan pc tidak saya restart. Saat membersihkan temporary files dengan AML4, tampak folder bekas AdvSystCare bisa terdeteksi sebagai sampah. Untuk program utility lain biasanya mengharuskan restart pc dahulu agar sisa uninstal bisa terdeteksi sebagai sampah untuk dihapus.

 

Note :

  1. Saya biasa membersihkan Temporary Files paling akhir, setelah Cookies, TIF, dan Recent.
  2. Saya biasa membersihkan Temporary Files dua-kali berturut-turut. Bukan karena softwarenya kurang teliti (kadang ada juga yang terlewatkan), tetapi karena saya tahu “kebiasaan” Windows yang selalu membuat catatan penghapusan (event log files), dan ini juga merupakan sampah yang akan terhapus pada proses cleaning kedua. Disamping itu juga untuk membersihkan folder-Recycler (bukan Recycle Bin) lihat gambar-9/10.
  3. Saya biasa mengosongkan Recycle Bin setelah semua proses cleaning selesai dilakukan.

Ketiga “kebiasaan” ini meyakinkan saya bahwa pc benar-benar telah bersih dari sampah, dan (kalau dipandang perlu) baru saya lakukan maintenance lanjutan yaitu defragmentasi.

 

Mengulang cleaning Temporary Files

 

Lihat gambar-9/10, sebagaimana "kebiasaan saya" diatas, ini adalah hasil scanning Temporary Files yang diulangi (kedua). Tampak bahwa isi folder Recycler dan juga file event log muncul pada tahap ini. Hal ini tidak akan terjadi pada scanning pertama, sebab file ini belum terbentuk. Inilah "limbah" yang terbentuk saat kita membersihkan sampah pc, jadi ya harus dibersihkan pula.

Ironis ya, menghapus sampah tapi juga menghasilkan sampah, … itulah (hebatnya) Windows (dan juga sistem operasi lain). Terbukti bahwa melakukan maintenance juga butuh pengetahuan, tidak sekedar klik-sana klik-sini … hehehe…

 

Baiklah untuk cara membersihkan sampah data system dan registry serta sampah data personal selesai sampai disini, agar halaman tidak terlalu panjang.

 


HTML Comment Box is loading comments...