Optimasi Kontes SEO

Rancangan Optimasi Artikel Kontes SEO

Pertanyaan (dalam komentar di artikel Journal SEO 2011)

Yoedha Com said:
Namun yg membuat heran kadang traffik yg besar pada saat di ikutkan dalam kontes SEO posisinya tidak sebanding dengan traffiknya.. Sedangkan lagi yg traffiknya biasa saja namun pada saat mengikuti kontes seo posisinya luar biasa.

Dimanakah letak kesalahan ini?  monggo mastokkenari menjawabnya. Dari pengalaman saya seperti itu :p

 

Pendahuluan

 

Kontes SEO memang merupakan kegiatan sangat menarik. Dengan sarana ini blogger bisa berlatih meningkatkan kemampuan dalam optimasi SEO.

 

Bisa memenangkan kontes adalah idaman semua peserta, tetapi bisa berada di urutan 10-besar saja sudah merupakan "hadiah" luar biasa.

Bangga, puas, dan perasaan senang karena optimasi yang dilakukan ternyata membuahkan hasil yang tidak mengecewakan. 

 

Tetapi hal ini bukan pekerjaan mudah. Banyak hal-hal yang perlu diketahui dan lakukan dalam optimasi artikel kontes, sebab kontes memang "berbeda" dengan artikel biasa dalam blog. 

 

Fakta dalam kontes SEO

  1. Waktunya singkat, hanya beberapa bulan.
  2. Keyword-query nya sudah ditentukan.
  3. Search engine yang digunakan sama.
  4. Minimal ada 1 (satu) "beban" berupa outbound link dari penyelenggara.
  5. Biasanya ada 1 (satu) beban code html untuk logo/image.
  6. Perbedaan browser yang digunakan penyelenggara dengan yang digunakan kontestan.
  7. Juri teknis-SEO umumnya tunggal, yaitu search engine (Google).


Langkah Optimasi artikel kontes

Optimasi artikel kontes

  1. Title/judul artikel jangan di-link ke halaman kontes (duplicated boilerplate-Panda), termasuk
  2. Jangan ada kata/kalimat yang menjadi anchor-text ke halaman artikel kontes.
  3. Gunakan tag H1,H2,H3 dst.
  4. Pada url-halaman kontes gunakan alt text selengkap mungkin.
  5. Pada gambar/image jangan di-link ke artikel, tapi gunakan alt-text.
  6. Sebarkan keyword/keyphrase merata dalam artikel. Tetapi berhati hatilah (dan cerdik) dalam melakukan pengulangan keyword/keyphrase, agar tidak dianggap spam oleh search engine.


Optimasi halaman artikel 

  1. Usahakan path url artikel tidak terlalu "dalam".
  2. Letakkan artikel diposisi paling atas dalam halaman, jangan "tertindih" oleh element blog yang lain, seperti foto, iklan, script-java/html lain.
  3. Letakkan halaman artikel diposisi paling atas dalam blog/site map. Posisi sebagai home page (kalau mungkin) adalah yang terbaik. Setidaknya di "bawah" homepage.
  4. Usahakan outbound-link pada halaman artikel kontes seminimal mungkin. Cerdiklah dalam menangani komentar, jika komentar dianggap perlu.


Optimasi search engine

  1. Berusaha mendapatkan usia posting se "tua" mungkin. Begitu tahu ada kontes, lansung daftar, langsung buat halaman artikel, langsung buat artikel seadanya dulu, langsung submit agar secepatnya ter-indeks. Jangan tunggu selesai pembuatan artikel kontes, baru di submit. Waktu sangat berharga disini.
  2. Berusaha agar cepat terindeks di search engine, dengan ping artikel misalnya.
  3. Masukkan keyword kontes sebagai meta description.
  4. Masukkan keyword kontes sebagai meta keyword.

Optimasi dinamis

Setelah semua hal diatas, mulai melakukan optimasi lanjutan. Optimasi ini dilakukan setiap saat, dengan selalu memonitor posisi artikel di SERP.

  1. Awasi terus posisi artikel di SERP.
  2. Monitor posisi artikel milik kompetitor Anda.
  3. Pelajari artikel kompetitor jika posisinya berada diatas artikel anda, bandingkan dengan artikel milik anda, apa kekurangan Anda, dan apa kelebihan kompetitor, lalu lakukan optimasi atau edit artikel Anda. Ini perlu dilakukan setiap saat !


Untuk melakukan hal diatas, gunakan cache-record dari search engine (Google tembolok) di browser Anda. Lihat bagaimana search engine membaca keyword dalam artikel milik anda, kemudian

  1. Bandingkan/pelajari "snippet" yang ditampilkan search engine.
  2. Bandingkan pula snippet artikel Anda dengan snippet milik kompetitor yang diatas Anda.
  3. Kembali sempurnakan optimasi artikel anda.

Sekali lagi hal ini harus dilakukan terus menerus, selama kontes berlangsung.


Kunci keberhasilan artikel kontes

  1. Halaman artikel ter-indeks sedini mungkin.
  2. Halaman artikel harus se-visibel mungkin. Mudah dijangkau crawler/robot.
  3. Keyword atau keyphrase harus tersebar di artikel secara wajar, jangan sampai keyword dianggap sebagai element spam oleh search engine.
  4. Lakukan optimasi menggunakan browser dan search engine yang sama dengan yang digunakan penyelenggara saat penjurian. Dan pastikan selalu log out dari acount search engine yang digunakan ( Gppgle Account).


Pilihan/opsi

  1. Submit artikel lengkap (bukan sekedar url) ke situs tertentu. Jika bisa dilakukan, hal ini akan berpengaruh sangat positif. Yaitu posting artikel lengkap ke situs penyedia jasa untuk hal ini. Contohnya bisa dilihat di sini. Situs ini sangat bergengsi "di mata" si-Embah, sehingga artikel Blog yang bisa diposting disini akan naik pula gengsinya dihadapan si-Embah ini. Artikel disite ini juga akan muncul di SERP Google, dan tidak akan dianggap sebagai duplikat/mirror page.
  2. Submit url-halaman artikel ke situs tertentu, misal w3directory.
  3. Jika mungkin, buatlah cross-link (bukan link-exchange) dengan blog lain.
  4. Perbanyak memberi komentar pada artikel non-kontes diblog lain, dan gunakan url halaman artikel Anda dikolom url pada box komentar yang tersedia.


Sebaiknya tidak dilakukan

  • Jangan menjaring komentar di halaman artikel kontes anda, menurut saya hal ini sangat merugikan.


Saya yakin Anda terkejut dengan hal ini. Saya tahu bahwa "komentar" adalah indikator popularitas suatu artikel web/blog, meski dalam algoritma Google Panda saya tidak/belum melihat bahwa hal ini memiliki pengaruh dalam proses pe-ranking-an di SERP Google.

  1. Saya sebut merugikan, biasanya dalam berkomentar, komentator akan meninggalkan link-aktif (url). Link ini akan menjadi outbound link bagi halaman artikel kontes Anda.
  2. Semakin banyak outbound link ini, maka "urgensi/nilai" halaman artikel kontes anda akan semakin merosot dimata search engine. Otomatis posisi di SERP pun akan semakin tenggelam. Jangan heran jika ada kontestan yang tidak menyediakan box komentar dalam artikel kontesnya.


Ini adalah kutipan dari "saran" yang diberikan statsie.com untuk blog saya :

Outbound links information for mastokkenari.page4.me - If a site has a lot of outbound links (these are links from the site to third-party sites) it is bad for the site reputation, and also it can be a signal that the site is exchanging link ads. These practices are a good argument for search engines to penalize the sites for manipulating the results

---- ---- ----

We found 24 outbound links to mastokkenari.page4.me (0 with nofollow relation).

Our opinion is that mastokkenari.page4.me has too many outer links. Our advice to mastokkenari.page4.me webmasters is to decrease number of this urls.

 

Tetapi anda tetap boleh berkomentar di blog lain .. hehe. Rasanya tidak fair, tapi ya monggo saja. Sekali lagi ini adalah pendapat saya pribadi, Anda tidak berkewajiban untuk setuju dengan saya.

Kembali kepertanyaan Anda


Apa pengaruh "traffic" dalam suatu kontes SEO ? Dari uraian diatas, saya harap Anda dapat menyimpulkan sendiri. Tetapi jawaban saya adalah : tidak ada.

 

Dalam suatu kontes semacam ini, "reputasi" web/blog tak ada pengaruhnya sama sekali. Dalam era algoritma "lama" saya membuktikan hal ini, bahwa artikel kontes di blog saya yg PR nya 0 (nol) bisa mendapat posisi jauh lebih baik dibanding kontestan lain yang ber PR 3.


Penutup Jawaban atas komentar (pertanyaan) Anda

 

Intinya : keberhasilan artikel kontes terletak sejauh mana optimasi yang dilakukan bisa sesuai atau memenuhi algoritma (Panda) yang digunakan oleh search engine (Google). Sebab mr.Google inilah yang menjadi "Master of Judgment", dan Panda adalah "judge's order" nya.

Untuk melengkapi penjelasan saya, jika ada waktu, akan baik sekali untuk membaca artikel saya tentang Posisi Naskah Kontes SEO dalam SERP. Ini adalah artikel yang masih berbasis algoritma Google yang "lama", tapi rasanya masih ada hal-hal yang cukup relevan.


Demikian kang Yudha, semoga jawaban saya bisa sedikit menjawab pertanyaan Anda. Karena keterbatasan pengetahuan saya dalam urusan SEO.

 

... inilah rekor jawaban (reply) terpanjang untuk sebuah komentar .... hahaha ....



HTML Comment Box is loading comments...