Blog dan Karya Seni

Mendandani Blog agar Tampil Cantik

nGgak usah diperhatikan atau diambil hati, ini cuma tulisan tentang blog yang saya tahu. Jujur saja, berbekal pengalaman bloging yang masih NOL, rasanya artikel ini terlalu ringan buat para bloger. Tapi saya bangga karena ini tulisan orisinil, bukan produk copas-machine.


Blog sebagai : Karya Seni.

 

Bagian ter”depan” dari sebuah blog adalah art-performance nya. Inilah yg merupakan ujung tombak dalam membangun atensi pengunjungnya. Secara psikologis, inilah anak-kunci pembuka pintu terdepan, pintu “paling-lembut”  dalam jiwa seseorang untuk membangun sebuah ketertarikan.

 

Banyak "pintu" untuk masuk kedalam  hati, jiwa pengunjung, tetapi pintu-keindahan adalah yang paling mudah dibuka, sedangkan pintu-pengetahuan adalah yang paling sulit dibuka, sementara pintu finansial (ekonomis) terletak diantaranya, gampang-gampang susah.

 

Taburan widget, java script, flash, animasi, ok-lah, itu semua memang alat aksentuasi untuk menyatakan bahwa sesuatu adalah penting, butuh perhatian. Tapi coba lihat, kalau Anda tidak membuat skala-prioritas tingkat-urgensi setiap materi (unsur) halaman blog, akibatnya semua dianggap penting dan diberi aksentuasi dengan tingkahnya masing-masing.

 

Header animasi-text, disini banner kelap-kelip, disana iklan byar-pet, dibawah ada animasi fire-work, ditengah ada burung beterbangan, ada taburan bintang atau salju, tiap satu menit halaman diblokir screensaver, masih kurang juga, tambah kursor yang berputar-putar.


Tidakkah kita berfikir, ini saat untuk cari informasi yang butuh kenyamanan (confortabilitas), atau saat murid SD menikmati jam istirahat, hiruk-pikuk, kacau balau dengan kepentingan masing-masing.

 

Jadi, atur dan tata-lah blog anda seindah yang anda mampu, ini adalah awal yang bagus. Kemudian, ingatlah bahwa sense of art setiap pengunjung adalah berbeda. Ada yang suka merah, ada yang suka hijau, ada yang suka hitam, kira-kira seperti itulah.

 

Yang jelas, tidak ada yang menyukai keruwetan dan kesemrawutan bak pasar terkena gempa bumi. Lantas bagaimana ? Satu hal yang pasti, pengunjung menyukai kerapian (neatness),  ini hampir bisa dipastikan. So, build yours neatly !

 

Intinya

indah tak harus meninggalkan kerapian, begitu juga rapi tak harus tanpa keindahan.

14 Maret 2011

mastokkenari SEO blog dan karya seni blog-yang-indah blog-yang-nyaman blog-yang-rapi

Artikel terkait :

   Blog dan Wahana Komunikasi | Blog dan Pustaka Informasi |

Blog dan iklan | Budaya berbagi dalam komunitas 


HTML Comment Box is loading comments...