Merawat Baterai Laptop

merawat-baterai-laptop

Cara agar batery laptop lebih awet.

 

 

Berikut adalah cara untuk memperpanjang umur batery laptop kita, agar baterai laptop lebih awet. Kelebihan sebuah laptop adalah portabilitas nya, dan ini sangat tergantung pada kondisi batery yang terpasang.

Adalah sikap bijaksana apabila mulai dari sekarang kita lebih memperhatikan perawatannya.

 

  1. Lakukan discharge secara rutin pada battrey laptop. Sekali waktu biarkan batrey laptop mengalami pengosongan (discharge) secara tuntas, hal ini dilakukan dengan cara menggunakan laptop sampai batrey kehabisan daya listrik, tentu saja bukan dilakukan saat sedang mengerjakan pekerjaan penting. Cara ini akan membuat batrey kehabisan daya secara perlahan, tetapi jangan sekali kali menghubung singkat kutub batrey karena cara ini akan menimbulkan arus discharge yang sangat kuat, dan akan merusakkan elemen didalamnya. Lakukan slow-discharge ini setidaknya 2 sampai 4 minggu sekali
  2. Aturlah tingkat kecerahan layar (brightness) bukan pada posisi paling cerah, kecerahan layar berpengaruh langsung terhadap suplay arus dari batrey, dan hal ini akan menimbulkan panas yang cukup tinggi, yang akan memperpendek umur batrey. Pada laptop moderen, umumnya sudah tersedia (kombinasi) tombol fungsi brightnes.
    Apabila akan meninggalkan laptop beberapa saat, matikan layar display. Kalau pada laptop tidak tersedia tombol khusus untuk hal ini, bisa digunakan sebuah software [m_off.exe] (5kB) yang bisa didownload di  http://www.manumohan.com/d/m_off.zip] yg memungkinkan untuk hanya mematikan layar saja.
  3. Akan lebih baik menggunakan fasilitas “Hybernate” dari pada fungsi “Standby”, sebab hybernasi menyerap arus batrey lebih kecil dibanding fungsi standby.
  4. Setidaknya 1 bulan sekali, bersihkan plat-kontak pada batrey maupun yang ada pada laptop. Bisa digunakan cairan alkohol pembersih, atau yang lebih baik adalah cairan contact-cleaner.
  5. Bijaksanalah dalam memilih opsi pada fasilitas “Power Options” pada Control Panel dalam sistem operasi (Windows).
  6. Jangan memasang peralatan USB jika tidak sedang diperlukan, sebab peralatan ini juga mampu menarik arus daya yg cukup besar dari baterey, dan akan menaikkan suhu batrey tsb.
  7. Untuk peralatan USB berdaya besar seperti External_Harddisk, external_CD drive, Zip drive, Floppy drive dll. pergunakan kabel USB-ujung-ganda, sehingga suplay daya bisa dicatu dari 2 port USB. Memberikan daya dari 1 port USB untuk peralatan tersebut diatas, bisa merusakkan port-USB (komponen didalamnya) pada laptop, dan ini hampir tidak mungkin diperbaiki.
  8. Matikan Bluetooth, InfraRed maupun peralatan Wireless lain jika memang tidak dibutuhkan.
  9. Ketika sedang beroperasi menggunakan batrey, jangan melakukan “virus scan” bila tidak benar-benar diperlukan, sebab ini akan memberikan beban ekstra pada processor, yang berarti juga membebani batrey laptop sebab arus yang ditarik cukup besar.
  10. Lakukan “defragmentasi” secara teratur, defragmentasi akan meningkatkan kecepatan akses data harddisk, hal ini akan mempersingkat waktu transport data, berarti juga meringankan beban yang harus ditanggung oleh batrey.
  11. Selalu awasi/monitor keadaan muatan listrik batrey laptop anda, gunakan software yang khusus (i.e Battery Care) untuk hal ini agar informasi battery adalah berdasar kondisi sebenanrnya (info battery dari system operasi sangat tidak akurat).
  12. Apabila laptop tidak akan dipakai untuk beberapa hari, akan sangat baik melepas baterai dari holder nya. Menyimpan battery dalam waktu lama : simpan ditempat kering dan sejuk dalam kondisi terisi 40%. Bisa juga disimpan dalam pendingin (0-10C) asalkan battery tidak menjadi basah.
  13. Kalau baterai sudah dalam kondisi bermuatan penuh, jangan biarkan kabel adapter/charger tertancap pada stop kontak listrik (wall outlet), hal ini akan menimbulkan panas yg berlebihan (over-heating) pada elemen, yang akan memperpendek umurnya. - baca note dibawah -
  14. Apabila mungkin berusahalah memiliki batrey dengan jumlah sel (elemen) lebih banyak, dipasaran tersedia bermacam pilihan, 4-sel, 6-sel dan 8-sel. Tentu saja semakin banyak jumlah sel, akan semakin mahal harga rupiahnya.

 

Note :

Melepas battery saat menggunakan adaptor ? :

Sebenanrnya tidak ada masalah battery yang terisi penuh tetap terpasang sementara kita menggunakan adaptor. Sebab saat muatan 100%, maka daya dari adaptor akan langsung di-bypass kebagian power unit laptop, sehingga battery tidak akan menerima arus pengisian (charge). Yang perlu diketahui adalah :

  • Dalam pemakaian-normal dimana temperatur laptop (cpu dan harddisk) tidak terlalu panas 40-50 derajat Celsius, maka battery bisa tetap terpasang pada socket laptop.
  • Dalam pemakaian-intensif (game) yang banyak menimbulkan panas diatas 60 derajat Celsius, maka battery harus dilepas dari socketnya untuk melindungi dari panas yang tinggi. Panas tinggi adalah musuh utama battery jenis Lithium/Li-Ion, terutama pada kondisi terisi penuh 100%.

Memory effect :

Hal ini hanya berlaku untuk battery type NiCad (NicelCadmium). Pada battery jenis Li-Ion (Lithium) tidak berlaku kasus memory-effect. Artinya battery Li-Ion bisa diisi kapan saja, pada kondisi muatan berapa –pun.

 

>> Software perawatan battery laptop : Battery Care 9.8

 

perawatan baterey merawat baterey laptop discharge hybernate standby power option adaptor charger external device USB device batery awet perpanjang umur batrey


HTML Comment Box is loading comments...